Make Money Online Up to $10.000 Every Weeks

Tampilkan postingan dengan label Berita dan Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita dan Nasional. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Januari 2014

11 Penumpang Kapal Ferry Munawar Masih Belum Ditemukan

KMP Munawar Ferry tenggelam saat bertolak dari Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, menuju Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
Sebanyak 11 penumpang korban tenggelam Kapal Ferry Munawar masih belum ditemukan sampai saat ini, Timsar gabungan yang digerakkan masih terus melakukan pencarian korban hilang, namun karena cuaca yang kurang bersahabat menjadi kendala pencarian korban yang masih hilang dan pencarianpun rencananya akan dilakukan besok pagi.


Relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Moch Asri mengatakan berdasarkan data dari tim SAR, 48 penumpang berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat dan tiga orang dinyatakan meninggal dunia.

Dia mengatakan di antara 48 penumpang yang selamat, tiga orang di antaranya berhasil diiidentifikasi dengan nama I Nyoman Suharta (33), sopir truk berasal dari Cakranegara dengan nomor kendaraan DR 8652 SA, Aldi (35), sopir truk berasal dari Bima dengan nomor kendaraan DR 8195 D, dan Husman (35), kernet truk berasal dari Cakranegara.

Di tempat terpisah, Muriansyah, seorang korban selamat, mengatakan ketika berangkat mau menyeberang, para penumpang sudah merasa khawatir melihat kondisi dek KMP Munawar Ferry yang bocor.

"Penumpang ada yang memberitahu nahkoda, tapi kapal tetap dijalankan terus," kata dia.

Ia mengatakan ketika akhirnya kapal oleng dan hampir tenggelam, petugas kapal sama sekali tidak ada yang memberitahu kondisi tersebut kepada penumpang.

Akibatnya, katanya, penumpang menjadi panik dan kebanyakan nekat terjun dari kapal ke laut.

"Saat itu suasananya amat mencekam. Sebenarnya kebanyakan penumpang menggunakan jaket pelampung, tapi tetap saja ada yang tidak terselamatkan. Apalagi ketika itu listrik di kapal mati, semuanya jadi gelap gulita," katanya.

Ketika penumpang memutuskan terjun ke laut, kata dia, semuanya terpencar untuk menyelamatkan diri dalam situasi kalut.

Ia mengaku waktu itu masih sempat memegangi anaknya bernama Hafiz saat terapung-apung di permukaan air laut. Setelah terapung-apung beberapa saat, tiba-tiba ada yang menarik badannya ke perahu.

"Saya dan Hafiz akhirnya selamat, kemudian dibawa kembali ke Pelabuhan Kayangan. Tapi suami saya ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan putri saya, Nadia, hingga kini masih belum ditemukan," ujarnya sambil mengusap air matanya.

KMP Munawar Ferry tenggelam pada pukul 04.00 Wita di Selat Alas. Menurut informasi dari sejumlah penumpang yang selamat, sejak berangkat dari Pelabuhan Kayangan, KMP Munawar Ferry sudah diketahui mengalami kebocoran.

Akibat tenggelamnya KMP Munawar Ferry, kendaraan bermotor yang diangkut kapal, meliputi enam truk, empat mobil jenis bak terbuka, delapan minibus, dan 15 sepeda motor, tidak dapat diselamatkan dan turut tenggelam bersama kapal ke dasar Selat Alas.


Sumber:  antaranews
Read more / Baca selengkapnya →

Kamis, 28 November 2013

Pesta Yoga Hadir Kembali

Pesta yoga yang di wadahi oleh Namaste Festival hadir kembali di Jakarta. Dalam kegiatan ini, para peserta bisa mengikuti latihan-latihan yoga dari para yogi mancanegara, mengikuti seminar dan workshop seputar penyembuhan dan well-being. Tahun ini Namaste Fesvital akan digelar pada 29 November - 1 Desember di Hotel Sultan Jakarta.
Yoga memang jenis latihan yang memiliki para penggemar setia. Praktik yang menyatukan gerak tubuh, pikiran, dan jiwa ini banyak menjadi pilihan orang-orang yang hidup di kota besar saat ini. Bisa jadi karena yoga mengajarkan pemahaman bagaimana tubuh bekerja dan kemudian memelihara kesehatannya.

Dalam Namaste Festival yang tahun ini masuk dalam tahun kelima, jumlah peserta yang mendaftar lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

“Festival ini kami selenggarakan sebagai jembatan bagi pertukaran informasi antara praktisi Yoga, Healing, dan Well-being bersama komunitasnya. Namaste Festival tahun ini lebih berpusat pada seluruh keluarga tanpa ada batasan usia,” tutur Anita Boentarman, Founder and Chairman dari Namaste Festival dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Bekerja sama dengan Bank Pertama, festival kali ini menghadirkan Kids and Parenting program, yaitu aktivitas unik yang dikemas bagi anak-anak dan orangtua agar dapat menikmati acara bersama-sama. Praktisi khusus asal Spanyol, Michael Gonzales-Wallace, akan mengisi program itu dengan nama “Super Body Super Brain”, yaitu sebuah program kebugaran untuk memaksimalkan kerja tubuh dan otak dengan waktu yang singkat.

“Orangtua bisa menjalani gaya hidup sehat bersama buah hati mereka sekarang,” kata Anita.

Seperti halnya para idola dalam dunia musik, para yogi dan praktisi penyembuhan pun memiliki penggemarnya sendiri. Tak heran jika beberapa praktis selalu ditunggu kehadirannya. Beberapa praktisi yang akan hadir diantaranya yang sudah dikenal masyarakat luas yaitu Arif Senotosa (Vinyasa Yoga), Gagan Pribadi (Theta Therapy), Evita Zoraya (Angelic Therapy), dan masih banyak lagi.

“Kami berharap setiap harinya ada sekitar 800-1.000 orang yang datang per harinya,” tandas Anita.

Selain berlatih yoga dan mengikuti latihan penyembuhan, para pengunjung yang hadir di acara ini juga bisa menikmati aneka makanan dan minuman sehat dalam Namaste Healthy Cafe.


Read more / Baca selengkapnya →